Sebuah Gelisah Sebelum Hilang di Entah

Posted: 16 Maret 2011 in 1. Sastra, 3. Sajak

Sebegitu kuasa kah matahari hingga embun cepat pergi?
atau Yang Biru harus kembali ke laut? menyepi tunggu mati.
hingga dunia tenang-diam-saja.
tidak ada apa-apa..
tidak ada apa-apa..
setidaknya, Nona. Adakah tempat untuk kita di dunia?

Malang 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s