Seandainya Reinkarnasi Itu Ada

Posted: 19 Desember 2010 in #30HariPuisi, 1. Sastra, 2. Puisi

dan malam, jikalau dulu mampu jarak ku mampat
kan ku peluk dia yang sekarat.
Lalu kudesahkan di telinganya, tentang hangat matari esok pagi
tentang aku dan dia yang akan berlarian lagi.
suatu nanti.

entah berapa anyelir bersampul pesan buatnya. lalu kemuning?
ah, cinta selalu jawab dengan bulir airmata. dalam hening

semacam pelangi hiasi gerimis senja, kau hanya simphoni dari fatamorgana

andai kau tahu, di tiap hari kematianmu,
kuletakkan sebait puisi rindu dan setangkai mawarbiru dinisanmu.
semacam itulah cintaku

sampai jumpa sayang, di lain pagi.
saat kuncup-kuncup dahlia bermekaran lagi, di ujung batas reinkarnasi

adakah pelukmu menyambutku?

Malang, 19 Desember 2010
07.01

30 Hari Puisi – #16 Kematian

Komentar
  1. dewi ketujuh mengatakan:

    *peluk haziran*

    *eh, udah mati dong saya?*

  2. niskalajiwa mengatakan:

    cakep puisi ini. SUKA!

  3. sangkebenaran mengatakan:

    http://sangkebenaran.blogspot.com/

    Inilah contoh ajaran PEDOFILIA Muhammad:

    Dikisahkan Jabir bin ‘Abdullah: Ketika aku menikah, Rasullah bersabda kepadaku, perempuan macam apa yang kamu nikahi? Aku menjawab, aku menikahi seorang janda muda? Beliau bersabda, Mengapa kamu tidak bernafsu pada para perawan dan memanjakannya? Jabir juga berkisah: Rasullah bersabda, mengapa kamu tidak menikahi seorang perawan muda sehingga kamu dapat memuaskan nafsumu dengannya dan dia denganmu?

    Hadits Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 17.

    A’isyah (Allah dibuatnya bahagia) diceritakan bahwa Rasullah (semoga damai sejahtera atas beliau) dinikahi ketika usianya tujuh tahun, dan diambilnya untuk rumahnya sebagai pengantin ketika dia sembilan tahun, dan bonekanya masih bersamanya; dan ketika beliau (Nabi Yang Kudus) mampus usianya delapan belas tahun.

    Kitab Sahih Muslim 8, Pasal 3311.

    Dikisahkan A’isyah: bahwa Nabi menikahinya ketika dia berusia enam tahun dan menikmati pernikahannya ketika berusia sembilan tahun. Hisham berkata: Aku telah menceritakan bahwa A’isyah menghabiskan waktunya dengan Nabi selama sembilan tahun (yaitu hingga kematiannya).

    Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 65.

    Muhammad telah bernasu birahi kepada anak berusia enam tahun. Apa yang tersimpan di dalam otak Muhammad? Apa pikiran mesum nabi merupakan perbuatan suci?

  4. haziran mengatakan:

    wow, cuma hadist ya? kenapa ndak Ayat Qur’annya sekalian? atau memang ga ada? ;))
    makasih lho ya, sudah rela repot-repot beri pencerahan..
    sekedar saran, itu tema-nya saudara ndak pas tuh, kalo mau komen kopipas, liat2 postingnya deh :))
    demikian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s