layang-layang di anjungan

Posted: 2 Februari 2010 in 1. Sastra, 4. Essay, 5. Cerita Pendek

aku yang tegak di anjungan dengan seutas benang dan layang layang
angkuh berteriak kegirangan pada angin sepoi buritan.
“bawa kami ke pulau pulau”
dimana pala dan kopra akan menjadi pengisi perut anak anak kami
karena sekarang tak akan ada lagi culturstelsel
ato ambon massacre

tak ada lagi gundah serapah pada lautan tak bertuan
apa yang diinginkan anjungan selain angin buritan, biru dan lompat tarian lumba lumba?
sedang goyang layang layang pun indah macam ‘tarian tiang
binal memabukkan laiknya rum rum satu abad di gudang bawah tanah tuan tanah
perjalanan yang indah

sesampai palung disebelah pulau ber-sabana lebar
angin hitam bergulung di timur tampak mendekat dengan bisik bisik macam penjilat ber-rabies
“hei lihat, sebuah layang layang terjuntai tenang dengan benang rapuh tertambat di anjungan yg juga rapuh”
lalu gumulan pun berputar membentuk pusara yang ingin melumat dari arah yg lebih dari 8 mata angin
dan aku bersiap seperti Tunggul Ametung menghadapi Arok di dapurnya, di Keputrennya sendiri
si tua lambat di anjungan kapal yg lelah dengan perjalanan
pasrah??

tetap ku pegang erat ini benang layang layang
sedang sudut mata menangkapnya menari meronta nakal setelah melihat gumulan
lacur!! ku tantang kalian di anjungan yang rapuh kalian bilang.
tak akan kuturunkan kau layang layang meski ku tahu akan terhempas dan hilang di antah..
Kemarilah, sambut ajalmu..

dan lautan kembali hening
tertampak sebuah layang layang melayang jatuh
mengambang sebentar lalu lebur membasah tinggal rangka dilautan maha dalam.

malang, 131209
14.43 wib

Komentar
  1. rianadhivira mengatakan:

    mana mana,, ada puisi buat ngegoombal ga? hahahaa

  2. Fida mengatakan:

    keren bahasanya…. ckckckck…

  3. Alex© mengatakan:

    Bikinlah kompilasi puisimu itu😕

  4. haziran mengatakan:

    @ rian : kau sudah mulai matang ya?? mulai senang menggombal😀
    hahahaha

    @ fida : terimakasih, cuman pake shampoo kok :”>

    @ mas alex : sudah dalam rencana..😀

  5. indomielezat mengatakan:

    mampir sek ya cahbagus, le moco puisipuisine sesok kemawon😀

  6. jelaga mengatakan:

    @ mbak Dani : mau teh anget sama Gudeg mbak?? wkwkw😀

  7. Yohan Wibisono mengatakan:

    Salam Kenal dariku, nice artikel😀 Sekalian mau bilang Met Puasa bagi yang puasa. Met sejahtera bagi yang gak njalanin. Semoga selamat & damai dimuka Bumi. Amin😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s