pasrah

Posted: 1 Oktober 2009 in 1. Sastra, 2. Puisi

duduklah kau disitu
serendra nada serapah pun terpantul
sunyi, sendiri itu nikmati.
sepetak dunia ciptaanmu ini tak jua kau akui

pacak! pacak!
kemana beranjak picak?
Berteriakpun kosong.
Tak ada dinding pengembali gaung.
sebut Tuhanmu jika kau tak malu

tetap duduklah disitu
ngeri dan sunyi itu nikmati.

Ba’da Magrib, 030809
18b, 65151

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s