untuk aku-ku

Posted: 13 April 2009 in 1. Sastra, 3. Sajak, 4. Essay

semesta..
bertapa..
meski kadang hanya sementara..
lalu datang..sebuah supernova..kurasa..
semesta lelah..
jatuh berpenggalah
dalam untaian tangan menengadah
dan tertunduknya muka menghadap tanah
lalu terbaca..
jejak perjalanan masa
mengurut, mengurai, melaksa
sepertinya hitam semua, berjelaga!
kemana jingga, dan kemuning?!
berteriak memanggil hening..
Oh, Jalan hitam terpacak jejak..
langkahku, rusak!
dan kesendirian merayu..
terulur jiwa kaku nan layu..
lelah akan waktu..
menunggu..
sesuatu tak tentu..

terasku, dinihari 09 april 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s