Malam mati

Posted: 13 April 2009 in 1. Sastra, 3. Sajak, z. Morning cloud: Rain

Senja tua berjelaga
malam sepi mati
kuncup kemuning
pun layu bergerai
luruh, lelah berharap mentari

mata sayu mengatup
menerawang,  mengawang
mendung merah kepala bukit
membias panca warna
selaksa gurat kenangan pagi

mata sayu meronta
kejang menggelinjang
dalam imaji berharap
angan akan hidup
sekali lagi

mata sayu melotot
gurat ikut berjelaga
detik-detik malam lebih cepat
dan sakit akan sesal
lebih dalam, lebih gelap

di malam sepi yang mati

Teleng Ria Beach, March 18th 2008
17.03 wib

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s