pedati tua

Posted: 6 April 2009 in 3. Sajak, z. Morning cloud: Rain

roda tua
berputar di lorong kota
juga tua

kenapa tak di buka saja
itu tutup mata si kuda
lepaskan kekangnya

biarkan bebas mengayun langkahnya
menapaki dunia
memilih sendiri jalannya

toh tinggal mencambuknya jika salah memilih jalan kembali kekandangnya

 
Antara Sultan Agung – Taman Siswa, YK. 10 Juni 2007
15.37 WIB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s