maaf

Posted: 6 April 2009 in 1. Sastra, 3. Sajak, z. Morning cloud: Rain

Hai Merpati..

Kau lihat batang anggur itu?!
Ah, aku memotongnya.. Maaf kalau berteduhmu tumbang.

Hai Merpati..

Kau marah padaku?!
Ah, aku hanya membuatnya berbunga.. Maaf kalau berteduhmu kurang.

Hai Merpati..

Kau masih disitu?!
Ah, tak inginku mengusirmu.. Maaf kalau berteduhmu tumbang.

Hai Merpati..

Kenapa kau menatapku?!
Ah, kubuatkan pagupon untukmu. maaf kalau berteduhmu kurang.

Hai merpati..

maukah kau tersenyum untukku?!
Ah, aku lupa jagungmu.. Maaf kalo berteduhmu tumbang.

 
Tuban, January 6th 2008
16.24 wib

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s