Arsip untuk April, 2009

tulisan biru

Posted: 24 April 2009 in 3. Sajak, Tulisan Ngasal

sendu rindu beku..

semua pilu…

acaklah..!!

leburlah..!!

menjadi satu dan tercipta rupa.. bukan fatamorgana..

andai saja

Posted: 19 April 2009 in 4. Essay, Tulisan Ngasal

bukankah semua detik ini menjadi lebih indah..

kalau andai saja…

ya,

andai saja…

untuk aku-ku

Posted: 13 April 2009 in 1. Sastra, 3. Sajak, 4. Essay

semesta..
bertapa..
meski kadang hanya sementara..
lalu datang..sebuah supernova..kurasa..
semesta lelah..
jatuh berpenggalah
dalam untaian tangan menengadah
dan tertunduknya muka menghadap tanah
lalu terbaca..
jejak perjalanan masa
mengurut, mengurai, melaksa
sepertinya hitam semua, berjelaga!
kemana jingga, dan kemuning?!
berteriak memanggil hening..
Oh, Jalan hitam terpacak jejak..
langkahku, rusak!
dan kesendirian merayu..
terulur jiwa kaku nan layu..
lelah akan waktu..
menunggu..
sesuatu tak tentu..

terasku, dinihari 09 april 2009

memilih sepi

Posted: 13 April 2009 in 5. Cerita Pendek, Tulisan Ngasal

andai saja saat ini adalah pilihan..
mungkin saja aku mau semua ini berhenti..
selalu menjadi malam dimana aku tak bisa merasakan belainya..
dan dalam sendiri..
aku seperti tenang..
yang seakan melihat mereka bermimpi dan terus berfikir.. “kenapa mereka bisa se-nyenyak itu..”
semua seperti sepi..
saat hari baru dimulai..
sedang aku masih terus merasakan hal yang sama..
mungkin itu yang membuatku enggan menemui esok..

hari hari yg selalu memberi sesak..
padahal dadaku serasa meledak..
aku sudah lelah berbagi…
dan entah kenapa dia masih bisa tidur nyenyak malam ini..
ah, bukan maksudku untuk mengganggu nyenyaknya..
tapi kemana dia setiap hari?
pergi?
kemana?
apakah tak ada angin tempat dia menitipkan salamnya untukku?
aku rasa ada..
hanya saja dia nggak ingat kalo angin itu bisa sampai padaku..

dia terlalu asyik dengan dunianya..
sedangkan dia mengganggapku seperti “sesuatu yang nggak asyik lagi”
yah..
aku hanyalah teman untuk membuatnya tertidur saat malam..
aku hanya sebagai pengiring tidurnya…
itupun kalo dia mau..

ah andai saja aku bisa melupakan semuanya..
mencopot hatiku dan otakku, lalu menggantinya dengan yang baru..
andai saja…


agustus 2008 – april 2009
in all days..

*untuk dia yg mewakili aku dan segala aku-ku

mungkin,  aku terlalu nyenyak dalam kesendirianku..
tenang dalam sepi, dan mungkin dia kira aku tak mengingatnyah..

dan mungkin saja..

sudah ada teman buatnya untuk melewati malam..
sudah ada teman untuk mengeluh,
saat dia tidak bisa tidur…
dan aku, semakin nikmat dengan sendiri dan sunyi..

apa yang terjadi esok?
biar matahari yang tentukan hari..


wind’s notebook, AB3 13 oct ‘08
2134 wib