Tentang Angin Berbalik

Posted: 2 Desember 2008 in z. Morning cloud: Rain

Sepertinya samar, namun tak memudar. sepenggal naskah tentang roman waktu yang selalu berakhir dengan darah dan air mata. kemana jeritan itu? lelahkah dengan tebing-tebing cadas yang selalu menghempasnya? lalu kembali kedasar jurang hitam nan kelam.. dan terasa semakin samar.

Tentang cahaya lilin yang mulai meredup. akan hembusan angin berbalik saat asa dan harapan mulai dirajut kembali. menjadi sebentang permadani terbang yang sangat indah nan berjuntai.. memadu warna indah seperti pelangi. namun angin masih saja berbalik. dan tak sudi berhembus untuk menerbangkannya melewati tebing yang cadas.

tetaplah samar.. Tetaplah hitam. Karena tebing yang tinggi tak akan pernah berhenti didaki sampai tebing itu.. tak lagi cadas… tak lagi samar..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s