Jika kau baca pesanku, yang terlontar seurai embun dibukit sunyi kenapa kau membuang muka? hanya cerita sepinya hari ketika kau pergi bukankah lebih baik kau disini?! mengganti hilang hari-hari itu. tapi malah kau bilang “aku pengen sendiri” haruskah aku? bilang “ya sudah, pergilah” andai kau bisa mengerti sunyiku. itu saja. akhir juni 2008
Arsip untuk ‘z. Morning cloud: Rain’ Kategori
berapa kali aku bilang? “aku sendiri, namun tak sepi” engkau ada, selalu ada meski kadang, aku mencarimu, menunggumu duniaku berhenti tanpamu aku tak merasa dan tak bisa setia namun semua tertuju padamu lalu melepas tatapku darimu?! aku tak bisa berpaling dan tentang kesepianku seperti berselimut sunyi disini namun berapa kali aku bilang? “aku sendiri disini, [...]
dalam diam, bernyanyi sepi kegalauan dipelukan malam sendirian di pilu, membatu dan menghitam kelam, dikegelapan ’dimana beranda? aku rindu angin ladang yang kering …. lab bioteknologi UMM, 27 mei ‘08 11.26 wib
Kini Penuh warna, kupupuk. tar percuma dan kau mawarku, teruslah tumbuh untukku sampai nanti kau berbunga, bermahkota sempurna *Takkan terpetik, meski kuncupmu menggodaku Ah, tak mau kehilangan wanginya jika melewati waktu kau layu menunduk dan pilu aku datang, kubawakan embun yang terkumpul di wadah hatiku pagi tadi sesaat sebelum mandi.. *maukah kau tegak?! menebar wangi [...]
Disamping renjana, aku cemburu Meratap pilu, hati sendu Meraba kalbu dalam dahagaku Senja kini, pagi dulu Di sudut ini terantuk Setelah sekian lama meliuk Ganjaran setimpal untuk mata ngantuk Hilang bentuk, aku remuk Dan itu, cermin kusam memantul sepi Bopeng muka disana-sini Berteriak, pun memaki Tak berarti, sampai melayu dan mati Terbelenggu disitu Tak berdaya [...]


