kepadamu awan, tempat anak-anak memuja
hujan, lalu berlarian
riang di halaman
kepada keriangan kala
hujan, adakah alir yang menghanyutkan
kesepian? bermuara di samudra maha dalam?
Atau memang sepi tak pernah hanyut
hanya serupa gigil kuyup jiwa-jiwa hitam yang semakin kuncup
Ah, hujan.. Setidaknya anak-anak masih riang di halaman.
Maret 2011



Sukaaaa!!
terimakasih dik Nova
Jadi pingen update blog, dan menulis satu paragraf ttg hujan, tapi ndak dula ah
*Lama tidak ke sini, serasa orang asing jadinya, howaya broder?*
orang asing pegimana? hahaha
baik brader, Aceh apa kabar?
Pas komen disini pas lagi hujan. Senang sekali mendengar bunyi hujan diluar. Alasan terbaik tuk duduk tenang di kamar di depan komputer, sambil menikmati sejuknya udara.
ditambah segelas minuman anget.. dan sayangnya kamu nggak ngerokok mas
^ komen diatas ini termasuk komen orang tua2, kalo hujan mendekam dikamar takut kena encok sih =))
daripada orang yg suka hujan-hujanan lalu mengkeret kedinginan =))
memang terlalu sering hujan menginspirasi para penyair, termasuk aku yang bukan penyair,..
masih ada yang suka ngeluh tentang hujan kok mas
seperti aku dulu waktu kecil, walaupun dimarahin sama ibuku tetep aja aku maen hujan-hujanan….
itu namanya bandel mas *dikeplak*
aku nggak suka hujan
tapi aku suka G.E.R.I.M.I.S
Hujan bisa bikin banjir
gerimis, akan memberimu kesejukan dan kedamaian
tapi, kanak-kanak hujan… aku suka..:D